Ruben Neves di kejar Inter Milan

Kabarnya Manchester United untuk merekrut Ruben Neves menemui kendala baru. Gelandang Wolverhampton itu diberitakan masuk dalam rencana transfer Inter Milan bulan ini.

Gelandang 22 tahun itu pertama kali bergabung dengan Wolverhampton di tahun 2017 silam. Ia membantu Wolves promosi ke Premier League dan membuat timnya finish sebagai tim papan tengah EPL musim lalu.

Permainan pemain asal Portugal itu diberitakan menarik perhatian Manchester United. Tim berjuluk Setan Merah itu beberapa kali digosipkan ingin memboyongnya ke Old Trafford.

Setan merah punya pesaing yang ketat untuk Ruben Neves. Inter Milan diberitakan sangat tertarik memboyong sang gelandang. Menurut laporan tersebut, Antonio Conte memang meminta tambahan amunisi untuk lini tengahnya.

Pada musim panas kemarin, Inter berpisah dengan Radja Nainggolan. Namun mereka tidak mendatangkan pemain penggantinya. Untuk itu Conte ingin ada gelandang baru yang bisa meningkatkan performa timnya dan ia menilai Neves cocok dengan peran itu.

Antonio Conte memiliki dua target transfer lain selain Neves di bulan Januari nanti. Mereka adalah gelandang Barcelona, Ivan Rakitic dan gelandang Lazio Sergej-Milinkovic Savic. Kedua gelandang itu dinilai mampu mendongkrak performa lini tengah Inter Milan.

Gelandang Timnas Portugal itu terikat kontrak di Mollineux hingga tahun 2023 mendatang. Inter Milan harus siap membayar sekitar 44 juta pounds untuk mengamankan jasa Ruben Neves.

Manchester United harus menang demi 4 besar

Pertandingan Manchester United vs Leicester City dianggap sebagai momen penting oleh Bryan Robson. Sebab, jika ingin berada di empat besar, United wajib menang saat jumpa tim seperti Leicester City.

Manchester United sampai saati masih belum bisa tampil dengan secara bagus perolehan pun cuma hanya satu kali kemenangan. sedangakn klub yang harus di lawan oleh setan merah tersebut belum pernah kalah.

Leicester City selalu menang dalam dua laga terakhir di Premier League. The Foxes sedang berada dalam performa yang baik bersama manajer Brendan Rodgers. Bryan Robson mengakui hal itu, tetapi Manchester United harus menang.

Bryan Robson bahkan memprediksi Leicester City akan bersaing untuk satu tempat di zona kompetisi Eropa musim depan. Leicester punya potensi untuk merepotkan banyak klub papan atas Inggris pada musim 2019/2020 ini.

Dalam tiga laga beruntun Manchester United gagal menang. Hasil paling buruk tentu saja ketika mereka kalah dari Crystal Palace di Old Trafford. Setan Merah kelah dengan skor 1-2 atas Palace di kandang sendiri.

<Kami bisa dengan mudah memenangkan tiga laga terakhir, tetapi kami belum dan kami harus meningkatkannya melawan Leicester dan menunjukkan kinerja yang sangat baik dan mendapatkan hasil yang baik.

Manchester United kini berada di posisi ke-8 klasemen Premier League dengan meraih lima poin. Sedangkan, Leicester City berada di posisi ke-3 dengan raihan delapan poin.

Direksi Manchester United Blokir Rencana Transfer sang pelatih

Kabarnya rencana yang telah disiapakan oleh Ole Gunnar Solskjaer tersebut telah di blokir oleh Direksi Manchester United . pelatih MU Pria asal Norwegia tersebut menggantikan peran yang sebelumnya dibebankan kepada Jose Mourinho.

Pada bursa transfer tahun ini, tidak ada satu pun pemain yang dibeli oleh Ole Gunnar Solskjaer. Lantas, pada bursa transfer musim panas 2019, tiga pemain dibeli oleh manajer berusia 47 tahun untuk memperbaiki skuad.

Ole Gunnar Solskjaer datang dengan mewarisi skuad yang dibangun oleh Jose Mourinho. Solskjaer punya ide yang berbeda dengan sang pendahulu. Pelatih tersebut ingin Setan Merah bermain menyerang, cepat, dan atraktif.

Mantan manajer Cardiff City tersebut lantas mendapatkan Daniel James, Aaron Wan-Bissaka dan Harry Maguire. Mereka adalah pemain yang sesuai dengan permintaan Ole Gunnar Solskjaer.

Ole Gunnar Solskjaer punya beberapa nama pemain yang memang sudah tidak lagi masuk dalam rencananya. Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez masuk daftar itu. Keduanya pun sudah terpental dari skuad United dan pindah ke Inter Milan.

Sudah dua nama yang hendak di lepas oleh Ole Gunnar Solskjaer agar skuadnya menjadi cukup ideal. Dua pemain yang hendak dilepas tersebut adalah Matteo Darmian dan Marcos Rojo. Namun, direksi United seolah enggan melepas keduanya. Harga jualnya dibuat tinggi hingga klub peminatnya mundur.

Kasus yang hampir sama juga terjadi pada Chris Smalling dan Phil Jones. Mereka sudah tidak masuk dalam ide Solskjaer. Tetapi pihak klub bersikeras untuk tetap mempertahankan dua bek tengah senior tersebut.